Diduga Rugikan Negara Hingga Ratusan Milliar Rupiah, Kasus PTPN IV Dilaporkan Ke KPK Dinilai Tak Bersih, Presiden Didesak Copot Meneg BUMN

Pasalnya kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga ratusan milliard rupiah itu, sejak lama tanpa pengusutan dari pihak penyidik di daerah. “kasus ini sudah lama ngendap tanpa pengusutan. Hal ini kita maklumi karena mungkin ada kedekatan mereka” ujar Togar Sirait didampingi Sunaryo bersama Hatorangan Hutapea, di Hotel Madani Medan.

Daftar Perlengkapan Dan Peralatan Mendaki Gunung

Perlengkapan atau peralatan dalam mendaki gunung merupakan kebutuhan yang vital selama pendakian. Cuaca yang ekstrim dan berubah-ubah, tidak adanya fasilitas apapun di gunung serta fisik yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, membuat kita para pendaki dan pecinta alam membutuhkan peralatan tersebut

PENGETAHUAN YANG HARUS DIKETAHUI TENTANG DAJJAL

Dajjal akan keluar dari arah timur, dari khurasan, dari perkampungan yahudi Ashbahan, kemudian dia mengembara di atas bumi, tidak ada satu negri pun yang ditinggalkannya kecuali Makkah dan Madinah, dia tidak bisa memasukinya karena para Malaikat menjaganya.

PENTINGNYA PENGETAHUAN TENTANG HARI KIAMAT

Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam sering kali membicarakan keadaan Kiamat dan kedahsyatannya, sehingga orang – orang waktu itu bertanya kepada beliau kapan terjadinya Kiamat, dan beliau menjawabnya bahwa itu adalah masalah ghaib yang hanya diketahui oleh Allah Ta’ala.

BENCANA ALAM TERDAHSYAT YANG PERNAH TERJADI DI INDONESIA

Bencana alam merupakan suatu kejadian alam semesta atau suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir, angin topan, gempa, tanah longsor, kebakaran, tsunami, dan hujan salju.

Rabu, 14 Oktober 2020

Facebook Simpan 69 Juta Foto Pelecehan Seksual Anak Selama 2019


(voa-islam.com)
 – Pemerintah Amerika dan Inggris mendesak Facebook untuk tidak menerapkan enkripsi end-to-end di Faceboo, Messenger dan Instagram. Kebijakan enkripsi tersebut dianggap akan membahayakan perlindungan terhadap anak dari ancaman pedofil.

Temuan perusahaan teknologi asal AS mengenai 94 persen dari 69 juta foto pelecehan seksual terhadap anak yang dilaporkan ke Pusat Nasional AS untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi (NCMEC) ditemukan di Facebook pun kembali diangkat. Data tersebut berasal dari temuan pada 2019.

Enkripsi 
end-to-end adalah pengaturan yang membuat pesan atau data yang dikirim hanya akan terlihat oleh orang yang saling berkirim pesan saja. Sistem ini sudah lama diterapkan di Whatsapp dan kini Facebook berencana akan menerapkan hal serupa di Direct Message Instagram dan aplikasi FB Messenger.

Facebook sebagai induk perusahaan berdalih ingin melindungi privasi pengguna, tetapi penegak hukum khawatir hal itu dapat menghambat upaya perlindungan anak-anak dari ancaman para pedofil. Para pejabat mengatakan, foto terbanyak dan terburuk dari pelecehan seksual terhadap anak berasal dari 
Facebook.

"Ada kekhawatiran bahwa jumlah gambar ilegal yang dilaporkan bisa turun drastis jika enkripsi 
end-to-end diterapkan,” kata Robert Jones, direktur National Crime Agency (NCA) yang bertanggung jawab menangani pelecehan seksual terhadap anak di Inggris.

NCA mengatakan, setidaknya ada 300 ribu anak berisiko mengalami ancaman pelecehan seksual di Inggris. Laporan tentang foto 
online yang dikumpulkan tahun lalu berhasil menciduk ribuan pedofil dan diperkirakan telah melindungi 6.000 anak.

"Model enkripsi 
end-to-end akan memperumit penyelidikan, forensik digital, melacak petunjuk intelijen yang memungkinkan kami mengidentifikasi korban dan melindungi mereka,” kata Jones seperti dikutip dari The Sun, Selasa (13/10) seperti dilansir inilah.com.

Pemerintah Inggris bersama pejabat dari AS, Australia, Kanada, Selandia Baru, India, dan Jepang telah mendesak 
Facebook untuk mempertimbangkan kembali rencana enkripsi end-to-end nya. Mereka menyerukan lebih banyak tindakan keamanan publik dan penegakan hukum dalam mengakses konten.

Seorang juru bicara perusahaan Facebook mengatakan bahwa enkripsi 
end-to-enddiperlukan untuk melindungi informasi pribadi pengguna.

"Di berbagai negara, pengguna lebih suka perpesanan terenkripsi 
end-to-end. Karena pesan mereka tetap aman dari peretas, penjahat, dan campur tangan asing,” kata juru bicara Facebook. [cp][syahid/voa-islam.com]

Mengapa Kosmetik Harus Halal?

Kosmetik menjadi satu hal yang tak mungkin dilewatkan setiap harinya. Jika diperhatikan dengan saksama, kita akan membutuhkan kosmetik sejak bangun tidur hingga kembali ke tempat tidur. Artinya, setiap hari manusia menggunakan kosmetik. 

Saat mandi, misalnya, setidaknya ada tiga jenis produk kosmetik yang digunakan, yaitu sabun, sampo, dan pasta gigi. Kemudian dilanjutkan ritual setelah mandi dengan menggunakan body lotion atau krim wajah, tak lupa parfum turut melengkapi. Bagi wanita, bedak dan lipstik menjadi hal yang mungkin tidak terlewatkan saat keluar rumah. 

Jika dihitung, sudah berapa banyak produk kosmetik yang digunakan dalam sehari?

Patut diakui, kesadaran masyarakat tentang kosmetik halal memang kalah dengan pangan halal. Secara umum, konsumen muslim sudah memahami pentingnya pangan halal karena produk langsung dikonsumsi dan dicerna dalam tubuh. Hal ini membuat kebanyakan orang sangat berhati-hati. 

Sementara kosmetik yang terbilang nonpangan dirasa tidak dikonsumsi secara langsung. Padahal yang terjadi sesungguhnya, kosmetik digunakan dan bersentuhan langsung dengan kulit. Setidaknya ada empat alasan utama mengapa kosmetik perlu disertifikasi halal. 

“Kosmetik digunakan sehari-hari, sehingga menempel di kulit dan akan terbawa saat melakukan ibadah shalat. Ketika shalat, seseorang harus terbebas dari najis. Sekarang, bagaimana ceritanya kalau di kulit kita menempel kosmetik yang mengandung najis? Artinya, shalat menjadi tidak sah karena ada najis menempel di tubuh,” jelas Ir. Muti Arintawati M.Si., Wakil Direktur LPPOM MUI. 

Sebagian orang berpendapat bahwa kosmetik dapat dicuci atau hilang bila dibilas air saat wudhu. Sayangnya, anggota tubuh yang terbasuh air wudhu terbatas. Sebagai contoh, body lotion digunakan hampir di seluruh bagian tubuh. Tentu tidak semua bagian yang diolesi body lotion terbasuh dengan air wudhu. 

Tak juga dapat dimungkiri, ada kosmetik yang mengandung bahan najis atau nonhalal. Najis sendiri perlu digolongkan lagi. Jika tergolong najis ringan, maka cukup dicuci dengan air. Namun, bila najis tergolong berat, maka tidak bisa dicuci dengan cara pencucian biasa. 

“Selain itu, jangan sampai ada penggunaan kosmetik yang membuat anggota tubuh tertutup, tidak dapat tembus air. Sehingga pada saat berwudhu, air tidak mengenai anggota tubuh. Alhasil, wudhu menjadi tidak sah,” terang Muti. 

Tentu semua hal ini akan sulit diidentifikasi jika hanya dengan kasat mata. Perlu pengujian lebih lanjut untuk memastikan semua bahan kosmetik aman dan halal digunakan. Proses sertifikasi halal menjamin seluruh bahan halal digunakan dan aman dipakai saat shalat. Karena itu, produk berlabel halal MUI menjadi alternatif terbijak dalam memilih kosmetik.*[cp]

Sumber: Halalmui.org

 

Rabu, 23 September 2020

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

 

Oleh: Melsa Novelina

Anak menikah dengan anak, kemudian lahirlah anak. Sehingga di rumah itu anak-anak semua. Nggak ketahuan yang mana orang tuanya, karena semua ribut saling rebutan mainan.

Beberapa waktu lalu, saya menolong persalinan seorang ibu muda usia 14 tahun. Ia melahirkan setelah 2 bulan "baralek gadang". Alhamdulillah, bayi nya lahir sehat cukup bulan. Mirisnya lagi, ketika sang istri bertaruh nyawa di ruang persalinan, sang suami yang usianya tak terpaut jauh darinya asik seru main pub-G di ruang tunggu.

Ada lagi segerombolan anak SMP datang ke klinik. Rame-rame nanyain test pack sekalian cara gunainnya. Santai, berani. Duh, padahal dulu waktu kuliah nanyain test pack buat bahan Labor aja ke apotik tu malu banget. Pake ditanya2 dulu sama apoteker nya.

Sedihnya, malam itu ada lagi bocah SMP yang datang dengan ibunya minta obat penggugur kandungan. Si anak terlanjur hamil akibat hubungan dengan kakak kelasnya sendiri.  Orang tua malu, tak siap anak nya menikah dini. Si anak pun tentu tak siap dengan kehamilan yang tak dikehendaki itu. Katanya juga sudah dilakukan usaha untuk mengeluarkan dengan berbagai macam minuman keras sampe menjatuhkan diri dari atas pohon. Nauzubillah..

Sekarang lagi marak nya pula pernikahan anak-anak. Selain karena faktor perjodohan yang menjadi kebiasaan bagi beberapa daerah untuk menikahkan anaknya di usia belia, juga alasan unik seperti pasangan cilik di Kabupaten Bulukumba karena takut bobo sendiri atau seperti pasangan yang lagi viral saat ini di Lombok tengah. Sama-sama masih usia belia. Dinikahkan orang tuanya karena tidak terima anak perempuannya pulang terlambat setelah dibawa jalan-jalan sama pacarnya.

Kadang ngga habis pikir sekaligus miris. Baru kemarin adik manis itu main "alek-alek", main lompat tali, eh taunya besok ketemu udah melahirkan saja. Gimana bisa sosok yg pendiam, pemalu bisa terjebak seks bebas.

Pernikahan dini karena seks bebas ini masih menjadi PR besar untuk negri ini. Tak cukup waktu dan ruang untuk kita bahas disini bagaimana " Early Marriage Effect" dari satu sisi saja. Hal ini dapat menyebabkan kesehatan mental wanita terganggu, tidak stabilnya emosional menghadapi persoalan-persoalan rumah tangga yang berakibat rentannya KDRT.

Pernikahan usia dini karena seks bebas akan semakin menjamur di negara kita jika tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin. Hal ini tidak terlepas dari gaya hidup sekuler-kapitalistik yang mengakar disetiap lini kehidupan. Gaya hidup yang memisahkan agama dari kehidupan dan ditunjang oleh kebebasan sehingga membuat remaja kehilangan jati diri dan terkikis keimanannya.

Ditambah lagi gempuran internet yang membuat mereka bebas mengakses konten berbau pornografi. Gempuran budaya K-Pop dan drakor yang membuat hasrat seksual para remaja meningkat. Makin rusaklah pergaulan remaja di negeri ini.

Negara pun seolah mendukung pergaulan bebas ini dengan menyajikan tontonan yang tak mendidik. Seolah kehidupan remaja hanyalah kehidupan percintaan tanpa batas. Sehingga mereka lebih tertantang lagi untuk melakukan seks bebas. Misalnya, "Dua Garis Biru" dan "Dari Jendela SMP". Padahal kisahmu tak akan seindah cerita sineteron.

Maka pencegahan pernikahan dini karena seks bebas adalah hal yang sulit dilakukan jika sistemnya masih memakai sistem sekuler - kapitalistik seperti sekarang ini. Ditambah lagi dorongan pemerintah sendiri untuk berkiblat pada negara-negara sekuler. [PurWD/voa-islam.com]

#stopfreeseks
#noearlymarriage


Source : voa-islam.com

Selasa, 22 September 2020

DOA DI SEPERTIGA MALAM TERKAHIR

Di antara doa yang mustajab (mudah diijabahi atau dikabulkan) adalah doa di sepertiga malam terakhir. Namun kita sering melalaikan hal ini karena waktu malam kita biasa diisi dengan tidur lelap. Cobalah kita bertekad kuat untuk mendapatkan waktu tersebut. Malamnya kita isi dengan shalat tahajjud dan memperbanyak do’a pada Allah atas setiap hajat kita.Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

“Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR. Muslim no. 757)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,          

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758). Muhammad bin Isma’il Al Bukhari membawakan hadits ini dalam Bab ‘Doa pada separuh malam’. Imam Nawawi menyebutkan judul dalam Shahih Muslim Bab ‘Dorongan untuk berdoa dan berdzikir di akhir malam dan terijabahnya doa saat itu’.

Ibnu Hajar menjelaskan, “Bab yang dibawakan oleh Al Bukhari menerangkan mengenai keutamaan berdoa pada waktu tersebut hingga terbit fajar Shubuh dibanding waktu lainnya.” (Fathul Bari, 11/129)

Ibnu Baththol berkata, “Waktu tersebut adalah waktu yang mulia dan terdapat dorongan beramal di waktu tersebut. Allah Ta’ala mengkhususkan waktu itu dengan nuzul-Nya (turunnya Allah). Allah pun memberikan keistimewaan pada waktu tersebut dengan diijabahinya doa dan diberi setiap  yang diminta.” (Syarh Al Bukhari, 19/118)

Ada suatu pelajaran menarik dari Imam Al Bukhari. Beliau membawakan Bab dengan judul “Doa pada separuh malam”. Padahal hadits yang beliau bawakan setelah itu berkenaan dengan doa ketika sepertiga malam terakhir. Mengapa bisa demikian?

Ibnu Baththol rahimahullah mengatakan bahwa Al Bukhari mengambil judul Bab tersebut dari firman Allah,

“Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.” (QS. Al Muzzamil: 2-3). Judul bab tersebut diambil oleh Al Bukhari dari ayat Al Qur’an di atas. Dalam hadits sendiri menunjukkan bahwa waktu terijabahnya doa adalah pada sepertiga malam terakhir. Ini menunjukkan bahwa hendaknya seorang muslim benar-benar memperhatikan waktu tersebut dengan ia bersiap-siap sebelum masuk sepertiga malam terakhir yang awal. Hendaklah setiap hamba bersiap diri dengan kembali pada Allah kala itu agar mendapatkan sebab ijabahnya doa. Setiap muslim hendaklah memperhatikan waktunya di malam dan siang hari dengan doa dan ibadah kepada Allah Ta’ala. (Syarh Al Bukhari,  19/119)

Catatan:

Waktu malam dihitung dari tenggelamnya matahari (waktu Maghrib) hingga terbit fajar Shubuh. Jika waktu Maghrib kira-kira pukul 18.00 dan waktu Shubuh pukul 04.00, berarti waktu malam ada sekitar 10 jam. Pertengahan malam berarti jam 11 malam. Sedangkan sepertiga malam terakhir dimulai kira-kira jam 1 dinihari.

Moga Allah mudahkan waktu kita di malam hari diisi dengan shalat tahajjud ikhlas karena-Nya dan semoga Allah memperkenankan setiap doa-doa kita.

Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi:

Fathul Bari Syarh Shahih Al Bukhari, Ibnu Hajar Al ‘Asqolani, terbitan Darul Ma’rifah, Beirut, 1379.

Shahih Al Bukhari, Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah Al Bukhari, Mawqi’ Wizaroh Al Awqof Al Mishriyyah.

Shahih Muslim, Muslim bin Al Hajjaj Abul Husain Al Qusyairi An Naisaburi, Tahqiq: Muhammad Fuad ‘Abdul Baqi, terbitan Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobi.

Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, Asy Syamilah.

Sumber: www.rumaysho.com

Rabu, 08 Maret 2017

KISAH NYATA, KEAJAIBAN SHOLAT TEPAT DI AWAL WAKTU

http://majalahembun.com
Hidup ini selalu penuh tantangan dan bahagia yang selalu menghampiri kehidupan umat manusia di dunia ini. Namun jika shalat di jaga, di dirikan dengan tepat waktu hasilnya barokah Allah Subhana Wa Ta’ala akan di dapat.

Berikut arrahmah.com mengutipkan sebuah kisah nyata yang penuh ibrah. Kisah yang penuh hikmah ini disampaikan seorang natizen yang tidak disebutkan namanya dari facebook pada rabu ( 1/7/2015 )

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Saya ada cerita tentang sahabat saya yang berbeda profesi, tapi “amalannya” sama dengan saya. Dia selalu menjaga sholat di awal waktu, apa yang terjadi ? Dengan Menjaga sholat wajib di awal waktu ternyata dia mendapat keberkahan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Sahabat saya yang satu ini, profesi awalnya sopir angkot. Setiap hari dia menyopir angkot dengan sistim setoran ke majikan. Setor karena angkotnya kepunyaan orang lain.

Nah suatu hari majikannya bangkrut, karena semakin mahalnya harga bensin. Akhirnya sahabat saya ini, katakanlah namanya Udin, jadi tidak punya mata pencaharian. Karena angkot majikannya sudah di jual.

Karena Udin bukan tipe orang yang putuis asa, akhirnya dia mencari pekerjaan lain. Dipilihnya becak sebagai jalan ikhtiarnya. Sebab hanya berprofesi sebagai tukang becak kehidupannya pun sangat sederhana kalau tidak mau dikatakan kurang.

Dia tinggal bersama tiga putri dan seorang istrinya disebuah rumah kontrakan yang mungkin cuma layak disebut kamar. Tidak ada yang istimewa dari kehidupan sehari – harinya. Pagi – pagi pergi dari rumah mencari penumpang, sore pulang setiap hari seperti itu.

Namun setelah dicermati, ternyata ada satu hal yang membuat Udin berbeda dari abang becak lainnya, bahkan dari kebanyakan kita. Udin selalu menjaga sholat diawal waktu dan selalu dia lakukan di Mesjid.

Pokoknya dia tidak pernah ketinggalan sholat wajib awal waktu bahkan selalu berjamaah di Masjid. Dan ternyata itu sudah berlangsung lebuh dari dua tahun. Ternyata istri dan ketiga putrinya pun begitu, mereka selalu sholat diawal waktu meskipun di rumah.

Singkat cerita, suatu hari ketika saya sedang mangkal di sebuah Hotel berbintang di Bandung. Ada seorang ibu turun dari mobil Merci, tiba – tiba mendekati saya dan meminta untuk di antar ke salah satu tempat perbelanjaan di kawasan alun – alun kota Bandung, kata Udin.

Ketika si Ibu itu bilangminta dianter memakai becak, saya malah balik nanya.”Engga salah ibu naik becak ?” kata Udin.

“Engga Bang, jalan macet, biar mobil disimpan di Hotel aja, sekalian sopir saya istirahat,” jawab si Ibu.

Maka diantar si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan yang dia minta. Saya pun mengayuh becak masih dalam keadaan kaget. Ketika mendekati alun – akun kota Bandung, terdengarlah suara azan Dzuhur dari Masjid Raya Jawa Barat.

“Saya langsung belokkan becak ke pelataran parkir Masjid. Si Ibu pun heran dengan apa yang saya lakukan”kata Udin.

“Bang kok berhenti di sini ?” kata si Ibu.

“Iya Bu, udah adzan, Allah udah memanggil kita buat Sholat.”

“Saya mau sholat dulu, ibu turun di sisni aja, tokonya udah dekat kok di belakang mesjid ini. Biarin... Ibu GA USAH BAYAR..”kata Udin

“Tanggung Bang, lagian saya taku nyasar,”kata Ibu

“Kalo Ibu mau saya anter, saya Sholat dulu ya Bu,” jawab Udin

Setelah selesai sholat, Udin pun kembali menuju ke becaknya. Ternyata si Ibu dan Asistennya masih nuggu di becak. Diantarlah si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan di belakang Masjid Raya.

“bang tunggu disini ya, ntar antar lagi saya ke Hotel,” kata si Ibu

“Iya Bu, tapi kalo ibu balik lagi ke becak pas Adzan Ashar, Ibu tunggu dulu di sini, saya ajalan akaki ke Mesjid.”

Singkat cerita si Ibu kembali ke becak jam 15.30. kemudian di becak dia nanya, di mana Udin tinggal.

Si Ibu penasaran dengan kebiasaan Udin, demi sholat di awal waktu berani meninggalkan penumpang di becak gak peduli dibayar atau tidak.”Bang, saya pengen tau rumah abang,”kata si ibu.

“Waduh emangnya kenapa Bu ?” tanya Udin kaget.

“Saya pengen kenal sama keluarga abang,”kata si Ibu.

“jangan bu, rumah saya jauh. Lagian di rumah saya engga ada apa – apa.”

Si ibi terus memaksa, akhirnya setelah menunggu si ibu sholat jamak Dzuhur dan Ashar di hotel, merepun pergi menuju rumah Udin.

Tapi kali ini Udin pakai becak, si Ibu mengikuti di belakangnya pake mobil merci terbaru. Setiba di rumah kontrakan Udin, si Ibu kaget, karena rumahnya sangat kecil, tapi kok berani tidak bayar demi sholat.
Mungkin karena penasaran si ibu nanya.”bang koq berani engga dibayar ?”

“Rezeki itu bukan dari pekerjaan kita Bu, rezeki itu dari Allah, saya yakin itu. Makanya kalau Allah manggil kita, harus dateng.....”

“Hayya ‘Alal Falah.....kan jelas Bu. Marilah kita menuju kemenangan, kesejahteraan, kebahagian. Saya ikhtiar udah dengan narik becak, hasilnya gimana Allah, yang penting kitanya takwa ke Allah ya kan Bu ?”kata Udin.

“Saya yakin dengan janjinya Allah di QS. Al-baqarah ayat 3.”kata Udin. Si Ibu pun terdiam sambil meneteskan air mata.
Setelah di kenalkan dan ngorol dengan keluarga Udin, si Ibu pun pamit. Sambil meminta Udin mengantarkannya kembali minggu depan.

Insya Allah saya siap Bu,” kata Udin. Si Ibu pun pamit sambil memberikan ongkos ke istrinya Udin. Setelah si Ibu pergi ongkos becak yang di masukkan kedalam amplop dibuka oleh Udin. Ternyata isinya satu juta rupiah. Udin dan keluarganya pun kaget dan bersyukur atas apa yang telah Allah berikan lewat si Ibu tadi.

Seminggu kemudian Udin mendatangi hotel tempat si Ibu menjanjikan. Setelah bertanya ke satpam, Udin tidak dibolehlkan masuk. Satpam tidak percaya ada tamu hotel bintang lima janjian sama seorang tukang becak. Udin ga maksa. Dia kembali ke becaknya.

Nah, itu pula yang sering kita lakukan. Seringkali kita melihat orang dari penampilannya. Padahal Allah tidak melihat pangkat, jabatan, pekerjaan, harta, warna kulit kita. Allah hanya melihat ketakwaan kita.
Karena penasaran Udn ga masuk – masuk ke Lobby Hotel, akhirnya si Ibu keluar. Dan melihat Udin sedang tertidur di becaknya.

“Bang kebapa ngga masuk ?” Tanya si Ibu sambil membangunkan Udin.
“Ga boleh sama satpam Bu,” jawab Udin.

“Bang, kan kemaren abang yang ngajak saya jalan – jalan pake becak. Sekarang giliran saya yang ngajak abang jalan – jalan pake mobil saya,” kata si Ibu.

“Lah Ibu ini gimana sih, katanya mau saya antar ke toko lagi,”kata Udin

“iya mau dianter, tapi bukan ke toko Bang,”kata si Ibu di awal waktu.

Setelah di ajak naik mobil Mercinya Si Ibu, Udin pun menolaknya karena dia merasa kebingungan.
“Mau di bawa kemana saya Bu?”

“Udah..saya pake becak saya aja. Ngikut di belakang mobil Ibu. Engga pantas saya naik mobil sebagus itu,” kata Udin.
“Lagian becak saya mau di taro dimana ?”

Namun setelah di bujuk oleh sopir dan asisten si Ibu, Udin pun mau ikut naik mobil, becaknya dititip di parkiran belakang hotel.

Berangkatlah mereka dari Hotel, masih dengan rasa penasaran Udin pun bertanya,”mau kemana sih Bu ?”

Di salah satu kantor Bank Syari’ah, mereka pun berhenti.”Bang pinjem KTPnya ya,”kata asisten si Ibu.

Waduh mau apalagi nih ?” pikir Udin

“Buat apa neng ? Koq saya diajakin ke Bank, trus KTP buat apa ?”kata Udin heran

Akhirnya asisten si Ibu menjelaskan. Bahwa ketika minggu lalu mereka diantar Udin belanja, si Ibu mendapatkan sebuah pelajaran. Pelajaran hidup yang sangat mendalam. Dimana seorang Abang becak dengan kehidupan pas – pasan tapi begitu percaya dengan janji Allah.

Sementara si Ibu yang merupakan seorang pengusaha besar dan suaminya pun pengusaha. Selama ini kadang ragu pada janji Allah. Seringkali, akibat kesibukan mengurus usaha, belanja, meeting, dll dia menunda – nunda Sholat.
“Nah, sejak Minggu lalu, setelah pulang dari Bandung. Ibu mulai merubah kebiasaannya. Dia selalu berusaha sholat awal waktu,”kata asisten

Saat pulang ke Jakarta, Suaminya pun heran denga perubahan si Ibu. Padahal dia juga punya kebiasaan yang sama dengan istrinya. Setealah di ceritakan asal mula perubahan itu, Suaminya pun menyadari bahwa selama ini mereka salah. Terlalu mengejar Dunia. Oleh karena itu, Ibu dan suaminya ingin menghadiahi abang Udin untuk berangkat Haji. Mendengar akan DIBERANGKATKAN IBADAH HAJI, Udin pun kaget campu bingung.

Dengan spontan Udin MENOLAK hadian itu.”Engga mau neng, saya engga mau berangkat haji dulu, meskipun itu do’a saya tiap hari,”.....

“Loh koq engga mau Bang ?” kata asisten kaget.

“Apa kata tetangga dan sodara – sodara saya nanti neng, saat saya pulang berhaji, koq ke haji bisa tapi masih ngebecak ?.....

“Memang berangkat haji adalah cita – cita saya. Tapi nanti setelah saya mendapatkan pekerjaan selain narik becak neng,”....

Akhirnya asisten berdiskusi dengan si Ibu. Sambil menunggu mereka diskusi, Udin pun tidak henti – hentinya bertanya pada Allah.

“Ya Allah, pertanda apakah ini ?”kata Udin.

Tidak lama si Ibu menghampiri Udin dan bertanya,”Bang kan abang bisa bawa mobil, bagaimana kalau menjadi supir di perusahaan saya di jakarta ?”

“Waduh.....Jakarta ya Bu ? Ntar..keluarga saya gimana disini. Anak – anak masih butuh bimbingan saya, apalagi semuanya perempuan. Kanyaknya engga deh Bu. Biar saya pulang aja deh, Insya Allah kalau Allah ridho, lain kali pasti saya diundang untuk berhaji.”

Akhirnya si Ibu membujuk Udin untuk mendaftar haji dulu. Brangkat mau kapan terserah, yang penting dia menjalankan amanat suaminya. Kemudian si Ibu menelpon suaminya, menjelaskan kondisi yang ada mengenai Udin. Setelah selesai mendaftarkan haji di bank, kemudian mereka pergi  menuju sebuah dealer mobil.

“Nih bang, barusan saya membeli tanda jadi pembelian mobil angkutan umum, pelunasannya nanti kalau trayek sudah diurus.”

“Mobil angkutan umum ini buat bang Udin, hadiah dari suami saya.” Kata si Ibu.

“Jadi sambil menunggu keberangkatan abang haji tahun depan, abang bisa nabung dengan usaha dari mobil angkutaa milik sendiri.”

Sambil meneteskan air mata tidak henti – hentinya Udin mengucapkan syukur kepada Allah.

“Ini bukan dari saya dan suami saya, ini dari Allah melalui perantara saya.”kata si Ibu.

Hadiah karena Abang selalu menjaga sholat diawal waktu. Dan itu menjadi pelajaran berharga bagi saya dan suami saya”...

“Mudah – mudahan kita semua bisa istiqomah, menjaga sholat awal waktu yang Bang,”kata si Ibu

Akhirnya mereka pun kembali ke Hotel, namun sebelumnya, mereka mampir ke Mesjid untuk sholat Dzuhur berjamaah. Setelah sholat kemudian makan siang, merekapun berpisah, Udin pulang dengan becaknya. Si ibu langsung ke Jakarta. Setelah itu, kehidupan Udin semakin membaik. Dia sudah memiliki rumah sendiri. Walaupun nyicil, yang tadinya dia seorang supir angkot dan abang becak, sekarang dia menjadi pemilik angkot dan sudah berhaji.

Alhamdulillah sampai saat ini, Udin masih terus menjaga sholat awal waktumalah semakin yakin dengan janji Allah. Cerita ini merupak KISAH NYATA meskipun ada beberapa penambahan dan pengurangan dalam penuturannya.

Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, dan menjadikan kita semakin yakin dengan janji Allah

Sahabat....poin dari cerita ini adalah ketika Allah berkehendak, semuanya akan menjadi nyata. Mari kita jaga sholat di awal waktu utnuk mendapatkan keberkahan dari-Nya.

“Jangan tinggalkan pula sholat Dhuha dan Tahajjudnya yach...semangat...

Demikian kisah ini yang dibagikan natizen ini....Allahu Akbar.....



Artikel : arrahmah.com

Kamis, 29 Desember 2016

SIAPA BERSYUKUR TAKKAN TERSUNGKUR...!!!

Gambar http://yesmuslim.blogspot.com/
Saba’ adalah sebuah negri yang semula disebut oleh Allah dengan “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur”. Di mana negri yang dipenuhi rasa aman dan makmur sewaktu penduduknya bersyukur. Tidak hanya aman dari gangguan manusia akan tetapi juga aman dari hewan yang berbahaya. Dalam al-Qur’an Allah berfirman dalam surat Saba’ : 15

Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda ( kekuasaan Tuhan ) di tempat kediaman mereka…

Imam as-Syaukani tatkala menafsirkan ayat ini, Beliau menukil dari Abdurahman bin Zaid yang berkata, “Maksud ayat ( tanda ) bagi penduduk Saba’ di tempat tinggal mereka adalah bahwa sesungguhnya mereka tidak mengenal nyamuk, lalat, kutu, kalajengking, ular maupun hewan – hewan yang membahayakan.

 MAKMUR, SELAGI MANUSIA BERSYUKUR

Tentang kemakmuran yang dirasakan penduduk Saba’ , Allah anugerahkan kepada mereka dua kebun yang menghasilkan buah – buahan dengan hasil terbaik. Digambarkan oleh Qatadah rahimahullah sebagaimana dinukil oleh Ibnu Katsier dalam tafsirnya tentang,

Yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri” ( QS Saba’ : 15 )
Beliau mengatakan,”Seorang wanita cukup berjalan di bawah pepohonan ( kebun ) sembari meletakkan keranjang buahnya di atas kepalanya, maka buah – buahan akan berguguran dari pohon dan memenuhi keranjang buahnya, tanpa harus memanjat atau memetiknya, saking banyak dan matangnya buah – buahan”.

Apa yang Allah kehendaki dengan semua nikmat itu? Yakni supaya mereka bersyukur. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

“Makanlah olehmu dari rizki yang ( dianugerahkan ) tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepadanya”.( QS Saba’ : 15 ).

Karena dengan bersyukur, maka nikmat akan terikat dan bahkan akan bertambah banyak. Akan tetapi ketika syukur diganti kufur, taat diganti dengan maksiat, maka nikmat akan berubah menjadi niqmat ( bencana ). Dan ini pula terjadi pada pendududk Saba’.

DI DUNIA TAKKAN TERSUNGKUR

Ada ungkapan menarik yang dikatakan seoarang ulama Salaf,
“Nikmat itu, ketika disyukuri akan menyenangkan hati, tapi jika dikufuri akan lari”.

Satu sisi bahwa rasa syukur akan mendatangkan kebahagiaan, karena semakin banyak seseorang mengingat nikmat yang didapat, sebanyak itu pula nikmat yang dirasakan. Hamba yang bersyukur hatinya dominan oleh kebahagiaan. Karena ia mengenali, mengakui dan merasakan tetes nikmat demi nikmat yang Allah curahkan.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata,”Barangsiapa yang tidak melihat nikmat selain pada makanan, minuman dan pakaian, maka sungguh dangkal akalnya dan banyak deritanya”.

Faedah syukur akan lebih besar lagi manfaatnya ketika di akhirat. Ketika seseorang mengucapkan tahmid sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah, maka ucapan ini akan memperberat timbangan di akhirat. Sebagaimana hadist Nabi Sallallahu “Alaihi Wasallam ,

“dan ucapan Alhamdulillah itu memenuhi timbangan”. ( HR Muslim )

Dan di samping memperberat timbangan yang akan menyelamatkan di akhirat, syukur juga menjadi penghalang dari siksa pada hari kiamat, Allah Ta’ala berfirman,

“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui ( an-Nisa’ : 147 )….A/S

Insya Allah bermanfaat


Sumber : ar-risalah